
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul setelah treatment varises adalah, “Apakah saya sudah boleh olahraga?” Kabar baiknya, tetap aktif justru menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Namun, jenis dan intensitas olahraga perlu disesuaikan agar hasil terapi tetap optimal.
Baik setelah EVLA (Endovenous Laser Ablation) maupun Skleroterapi, dokter umumnya menganjurkan pasien untuk mulai bergerak ringan sesegera mungkin. Aktivitas ini membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mendukung proses pemulihan pembuluh darah.
Mengapa Jalan Kaki Sangat Dianjurkan?
Berjalan kaki merupakan olahraga pertama yang direkomendasikan setelah treatment varises. Aktivitas sederhana ini membantu mengaktifkan otot betis yang berperan sebagai “pompa” untuk mendorong aliran darah kembali ke jantung.
Karena itu, pasien umumnya dianjurkan berjalan kaki ringan setiap hari, terutama selama dua minggu pertama setelah treatment, sesuai dengan arahan dokter.
Olahraga yang Boleh Dilakukan Setelah Treatment Varises

Setelah melewati fase awal pemulihan dan sesuai rekomendasi dokter, beberapa olahraga berikut umumnya aman dilakukan karena tidak memberikan tekanan berlebihan pada pembuluh darah kaki.
Beberapa pilihan olahraga yang dianjurkan antara lain:
- Jalan kaki
- Bersepeda santai
- Berenang
- Yoga ringan
- Pilates ringan
Olahraga-olahraga tersebut membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik tanpa memberikan beban berlebihan pada area yang sedang dalam proses pemulihan.
Olahraga yang Sebaiknya Ditunda Sementara
Pada satu hingga dua minggu pertama, tubuh masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah treatment. Oleh karena itu, aktivitas dengan intensitas tinggi sebaiknya ditunda terlebih dahulu agar proses pemulihan berlangsung optimal.
Beberapa aktivitas yang umumnya perlu dihindari meliputi:
- Angkat beban berat, seperti squat atau deadlift
- HIIT atau olahraga intensitas tinggi
- Hot yoga atau olahraga di ruangan bersuhu panas
Kapan Bisa Kembali Berolahraga Secara Normal?
Setiap proses pemulihan bersifat individual. Sebagian pasien dapat kembali beraktivitas dalam waktu relatif singkat, sementara yang lain memerlukan waktu lebih lama. Dokter akan mengevaluasi proses pemulihan sebelum memberikan izin untuk kembali melakukan olahraga dengan intensitas penuh.
Mengembalikan aktivitas secara bertahap jauh lebih baik dibandingkan memaksakan tubuh terlalu cepat.
Pemulihan yang Optimal Dimulai Setelah Treatment
Keberhasilan treatment varises tidak hanya ditentukan oleh prosedur yang dilakukan, tetapi juga oleh proses pemulihan setelahnya. Menjalani aktivitas yang tepat, menggunakan stoking kompresi sesuai anjuran, serta melakukan kontrol sesuai jadwal dapat membantu menjaga hasil terapi dalam jangka panjang.
Di Jakarta Varices Clinic (JVC), setiap pasien mendapatkan pendampingan mulai dari konsultasi, Complete Leg Vascular Ultrasound, treatment, hingga edukasi mengenai aktivitas dan olahraga yang aman selama masa pemulihan. Dengan pendekatan yang dipersonalisasi, tim dokter membantu setiap pasien kembali beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.
Jika Anda masih memiliki pertanyaan mengenai olahraga setelah EVLA atau Skleroterapi, konsultasikan kondisi Anda bersama tim dokter Jakarta Varices Clinic (JVC). Kami akan membantu menyusun rekomendasi aktivitas yang sesuai dengan proses pemulihan dan kondisi pembuluh darah Anda.
Jakarta Varices Clinic
Indonesia’s Trusted Experts
Klinik Spesialis Varises Pertama dan Terlengkap di Indonesia
EVLA Center of Excellence
Excellence in Endovenous Laser Ablation: Teknologi laser minimal invasif untuk mengatasi varises tanpa operasi secara tepat, aman, dan terukur.
Sumber:
https://www.veinhealth.com.au/walking-and-exercise-after-vein-treatment
