
Pernah merasa kaki lebih mudah pegal, berat, atau muncul urat yang semakin terlihat setelah memasuki masa menopause? Perubahan ini bukan hanya soal usia, tetapi juga berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh.
Peran Estrogen dalam Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah
Selama masa reproduktif, hormon estrogen membantu menjaga elastisitas dan kesehatan pembuluh darah. Ketika kadar estrogen menurun setelah menopause, dinding pembuluh darah dapat menjadi lebih lemah, sirkulasi darah melambat, dan risiko gangguan pembuluh darah vena seperti varises pun meningkat.
Mengapa Risiko Varises Meningkat Setelah Menopause?
Perubahan hormon yang terjadi pasca-menopause dapat mempengaruhi kemampuan pembuluh darah untuk mengalirkan darah kembali ke jantung secara optimal. Akibatnya, darah lebih mudah berkumpul di area tungkai, meningkatkan tekanan pada pembuluh darah vena dan memicu munculnya varises. Tak hanya mempengaruhi penampilan kaki, varises juga dapat menimbulkan keluhan seperti rasa berat, pegal setelah berdiri lama, kram malam hari, hingga pembengkakan ringan yang sering dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan.
Pilihan Penanganan Modern untuk Varises di JVC

Kabar baiknya, berbagai solusi modern kini tersedia untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Mulai dari perubahan gaya hidup, penggunaan compression stocking, hingga treatment tanpa operasi seperti EVLA (Endovenous Laser Ablation) sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.
Jika Anda mulai merasakan perubahan pada kaki setelah menopause, pemeriksaan sejak dini dapat membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius. Di Jakarta Varices Clinic (JVC), tim dokter multidisiplin siap membantu mengevaluasi kesehatan pembuluh darah Anda dengan pendekatan yang komprehensif dan teknologi modern.
Jakarta Varices Clinic
Indonesia’s Trusted Experts
Klinik Spesialis Varises Pertama dan Terlengkap di Indonesia
EVLA Center of Excellence
Excellence in Endovenous Laser Ablation: Teknologi laser minimal invasif untuk mengatasi varises tanpa operasi secara tepat, aman, dan terukur.
Sumber:
